Puisi Kemerdekaan Menyentuh Hati Banget 17 Agustus '45

Advertisement
Puisi Kemerdekaan sebagai ungkapan rasa syukur pada kebebasan yang telah dirasakan saat ini. Seperti telah diketahui bahwa semua ini diraih dengan perjuangan yang memerlukan pengorbanan yang tidak sedikit. Bayangkan saja semua penderitaan yang telah dilalui oleh para pejuang dimedan perang.

Kemerdekaan yang telah dipersembahkan oleh para pejuangan di masa lalu, sudah sepatutnya untuk dihargai. Melalui puisi kemerdekaan yang menyentuh hati ini, sudah sepatutnya untuk menghargai setiap titik darah yang telah mereka korbankan. Dan sudah sepatutnya pula untuk dijaga dengan memelihara kehormatan negeri ini.

Para pahlawan yang selalu memikirkan anak cucu mereka kelak tidak menjadi babu, budak, pelayan para penjagah negeri ini. Mereka berjuang hanya dengan peralatan yang sederhana namun semangat juang yang membara, mereka tak kenal lelah untuk memperjuangkan bumi pertiwi. Baca juga, Puisi Cinta
puisi kemerdekaan sejati

Puisi Kemerdekaan Sejati

Saat ini anak cucu mereka telah merasakan kebebasan seperti yang telah mereka mimpi-mimpikan. Dan sebagai wujud nyata dari rasa bahagia karena bisa menikmati kebebasan yang tengah dirasakan, mari simak beberapa puisi kemerdekaan berikut ini

Rasa Cinta Tanah Air
Di ujung bambu yang tajam menyikat
Mengoyak musuh itu hingga ampun
Di bilah tajam yang sakit mencekat
Siap siaga menelan setiap musuh

Ujung bambu telah jadi saksi
Hitam yang rasa menyakit
Mengusir iblis dengan segenap nyawa
Tanpa takut dan tanpa gentar

Rasa cinta tanah air
Yang Menyatu di darah merah
Mengakar di tulang putih
Menguasai setiap nafas

Mereka berjuang sampai raib
Bercerai dengan raga
Untukmu bumi garuda
Untukmu Indonesia Raya

Mereka mati dengan hormat
Berjuang demi secerut kebebasan
Yang terenggut durjana
Untukmu satu kemerdekaan

Indonesia Menangis
Indonesia pun Menangis
Hingga tercabik
Dengan kuasanya penguasanya korupsi
Pastilah tak peduli rakyatnya mengemis

Kesejahteraan hanya tinggal angan
Keadilan hanyalah khayal
Kemerdekaan yang telah terjajah
Sampai tersisah hanya kebodohan

Indonesiaku, Indonesia kalian
Janganlah hanya tinggal diam kawan
Mari bersatu ambil sebuah peranan
Sebagai pemuda menuju perubahan

Perjuangan Pahlawanku
Mengucur derasnya keringat
Membasahi tubuh nan terikat
Membawa angan itu jauh entah kemana
Bagaikan pungguk yang merindukan bulan
Jiwa ini terpuruk sampai dalam kesedihan

Pagi yang telah menjadi malam
Bulan yang telah menjadi tahun
Sekian lama tetap menanti
Dirinya tak sampai jua lepas

Andai akulah sang ksatria
Aku pasti akan pasti menyelamatkanya
Namun semua itu hanya mimpi
Dirinyalah yang harus berusaha
Untuk membawa diri pergi dari kegelapan abadi

Kemerdekaan Yang Semu
Hari ini semua berdiri di depan cermin
Memandang rupa serta busana
Memandang diri nan takjub
Dengan lihai semua berlenggok

Hari ini lihatlah wajah kita semua
Keras tanpa ada urat malu
Seperti tembok beton
Terpancar dengan bangganya

Hari inilah kita berdiri
Di bumi yang hitam begam
Di air yang biru jernih
Di udara yang putih bersih

Beritahukanlah pada mereka
Bumi yang dipijak dari keringat para pahlawan
Mereka berjuang untuk tanah yang sedang dipijak
Serta untuk air yang sedang diminum

Hingga sekarang ini
Kita bisa terbang kemanapun terkurung
Bisa berteriak bebas tanpa bekapan
Itu semua karena jasa dari para pejuang kemerdekaan.

Bunga Bangsa
Wahai pahlawanku
Bagaimana diriku ini bisa
Membalas semua jerih payahmu
Yang telah kau perjuangkan untuk bumi pertiwi

Harusnya akulah turun ke medan perang
Harusnya akulah mandi berlumuran darah
Harusnya akulah tersusuk pisau belati penjajah
Hingga aku tak tahu cara untuk membalas semua jasamu

Engkau merelakan jiwa dan ragamu
Demi suatu kemerdekaan yang sedang diperjuangkan
Yang takkan bisa kau raih dengan mudah
Engkaulah bunga bangsa ini

Demikianlah beberapa puisi kemerdekaan sejati menyentuh hati pada para pahlawan yang telah memukul mundur para penjajah negeri yang dicintai ini. Karena telah berabad-abad dikuasai dan dikuras baik itu sumber daya alam maupun sumber daya manusianya melalui perbudakan. Artikel ini berlanjut ke, Ucapan Selamat Pagi Lucu

Tags :
loading...

Related : Puisi Kemerdekaan Menyentuh Hati Banget 17 Agustus '45